#Jaringan Komputer
Kumpulan dua atau lebih perangkat (komputer, HP, printer, server) yang saling terhubung untuk bertukar data. Hubungannya bisa lewat kabel (LAN) maupun nirkabel (WiFi).
Nemu istilah asing pas troubleshooting internet atau belajar TKJ? Cari di sini — 117+ istilah networking dijelaskan sederhana, dengan analogi sehari-hari dan tautan ke tool untuk langsung praktik.
Kumpulan dua atau lebih perangkat (komputer, HP, printer, server) yang saling terhubung untuk bertukar data. Hubungannya bisa lewat kabel (LAN) maupun nirkabel (WiFi).
Jaringan area lokal — cakupan kecil seperti satu rumah, kantor, warnet, atau lab sekolah. Perangkat di LAN yang sama biasanya bisa saling akses langsung (share printer, file, game lokal).
Jaringan area luas yang menghubungkan banyak LAN antar-kota/negara. Internet adalah WAN terbesar di dunia. Di router rumah, port "WAN" = jalur ke ISP.
Jaringan skala kota — lebih besar dari LAN, lebih kecil dari WAN. Contoh: jaringan antar-kampus dalam satu kota atau jaringan pemkot.
Jaringan global yang menghubungkan miliaran perangkat lintas negara memakai protokol TCP/IP. Tersusun dari ribuan jaringan ISP dan penyedia konten yang saling peering.
Jaringan privat internal organisasi (kantor/kampus) yang memakai teknologi internet tapi hanya bisa diakses dari dalam. Contoh: portal akademik yang cuma bisa dibuka dari jaringan kampus.
Kapasitas maksimal jalur data — ibarat lebar pipa air. Diukur dalam Mbps. Paket "100 Mbps" dari ISP = lebar pipa, bukan jaminan kecepatan aktual setiap saat.
Kecepatan data aktual yang benar-benar kamu dapat — air yang benar-benar mengalir di pipa. Selalu ≤ bandwidth karena dipengaruhi kepadatan jaringan, kualitas sinyal, dan server tujuan. Ukur punyamu di Speed Test.
Waktu tempuh data dari perangkatmu ke server dan kembali, diukur dalam milidetik (ms). Makin kecil makin responsif — penting untuk gaming dan video call. Cek dengan Ping Test.
Naik-turunnya latency antar-paket. Latency 50ms yang stabil sering terasa lebih nyaman daripada 30ms yang loncat-loncat. Jitter tinggi = suara video call putus-putus, game "karet". Di Indonesia, jitter sering lebih menentukan pengalaman daripada latency mentah.
Persentase paket data yang hilang di perjalanan dan harus dikirim ulang. 0% = sempurna; di atas 1–2% sudah terasa (lag, koneksi putus-nyambung). Penyebab umum: sinyal WiFi lemah, kabel bermasalah, atau jaringan padat.
Aturan baku "bahasa" komunikasi antar perangkat supaya saling mengerti. Contoh: HTTP (web), SMTP (email), FTP (transfer file), DNS (penerjemah domain).
Kerangka 7 lapisan untuk memahami cara kerja jaringan: Physical, Data Link, Network, Transport, Session, Presentation, Application. Bukan software, tapi peta konsep — wajib paham untuk TKJ dan sertifikasi jaringan.
Pasangan protokol fundamental internet: IP mengalamatkan dan mengantarkan paket, TCP memastikan paket sampai lengkap dan berurutan. Semua aktivitas online-mu berjalan di atasnya.
Protokol pengiriman data yang andal: ada "jabat tangan", nomor urut, dan kirim-ulang kalau ada yang hilang. Dipakai web, email, download — yang penting utuh, bukan tercepat.
Protokol pengiriman data yang cepat tanpa jaminan — kirim terus tanpa menunggu konfirmasi. Dipakai game online, video call, streaming live: telat sedikit lebih buruk daripada hilang sedikit.
Model komunikasi: client (browser/aplikasi) meminta, server melayani. Saat buka cekipsaya.com, perangkatmu = client, mesin yang menyajikan halaman = server.
Model komunikasi tanpa server pusat — tiap perangkat bisa jadi client sekaligus server. Dipakai torrent, sebagian game, dan panggilan video langsung antar-perangkat.
Pola susunan koneksi antar perangkat: star (semua ke satu switch — paling umum), bus, ring, mesh, tree. Menentukan biaya, kecepatan, dan dampak kalau satu titik mati.
Setiap perangkat yang punya alamat di jaringan — komputer, HP, server, printer, CCTV. "Node" istilah lebih umum untuk titik apa pun di jaringan termasuk router/switch.
Alamat unik perangkat di jaringan — ibarat alamat rumah untuk surat. Tanpa IP, data tidak tahu harus diantar ke mana. Lihat IP publikmu sekarang di Cek IP Saya.
Format alamat IP 32-bit yang ditulis 4 angka (0–255) dipisah titik, mis. 103.10.20.5. Kapasitas ±4,3 miliar alamat — sudah habis dialokasikan, makanya muncul NAT/CGNAT dan IPv6.
Format alamat IP 128-bit pengganti IPv4, ditulis heksadesimal dipisah titik dua, mis. 2404:6800::1. Kapasitasnya praktis tak terbatas. Adopsi di Indonesia masih bertahap.
IP yang dikenali di internet global — "alamat rumahmu di peta dunia". Situs yang kamu kunjungi melihat IP ini, bukan IP lokal perangkatmu. Cek punyamu di Cek IP Saya.
IP yang hanya berlaku di jaringan lokal: 192.168.x.x, 10.x.x.x, 172.16–31.x.x. Jutaan rumah memakai 192.168.1.1 tanpa bentrok karena tidak pernah keluar ke internet langsung — diterjemahkan dulu lewat NAT.
IP yang tetap, tidak berubah-ubah. Dibutuhkan untuk server, CCTV yang diakses dari luar, atau remote kerja. Di ISP rumahan biasanya layanan berbayar/khusus paket bisnis.
IP yang berganti-ganti tiap kali reconnect atau dalam periode tertentu — dibagikan otomatis via DHCP. Default hampir semua ISP rumahan karena hemat stok alamat.
Pembagian jaringan besar menjadi segmen-segmen kecil — ibarat kompleks perumahan dibagi per blok. Memudahkan pengaturan, keamanan, dan efisiensi. Hitung pembagiannya di Subnet Calculator.
Angka penanda batas "mana bagian jaringan, mana bagian host" pada sebuah IP, mis. 255.255.255.0. Perangkat memakainya untuk tahu apakah tujuan ada di jaringan yang sama atau harus lewat gateway.
Notasi ringkas subnet: 192.168.1.0/24 — angka setelah "/" = jumlah bit jaringan. /24 = 254 host, /30 = 2 host. Cara modern menulis blok IP.
"Pintu keluar" jaringan lokalmu menuju jaringan lain (internet) — di rumah biasanya router (192.168.1.1). Semua trafik keluar-masuk lewat sini.
Proses memilih jalur terbaik untuk mengantar paket data dari sumber ke tujuan melewati banyak jaringan. Dikerjakan router memakai tabel routing dan protokol seperti BGP/OSPF.
Perangkat yang menghubungkan dan mengarahkan trafik antar-jaringan (LAN ↔ internet). Router rumahmu biasanya sekaligus jadi switch, access point WiFi, DHCP server, dan NAT.
Perangkat penghubung banyak perangkat dalam satu jaringan lokal via kabel. Cerdas: mengirim data hanya ke port tujuan (berdasarkan MAC address), tidak menyiarkan ke semua seperti hub.
Pendahulu switch yang "bodoh": setiap data disiarkan ke semua port, siapa merasa dituju silakan ambil. Boros, lambat, tidak aman — sudah nyaris punah, tapi masih muncul di soal ujian TKJ.
Nomor identitas sebuah jaringan besar (ISP, kampus, perusahaan) di internet global, mis. AS7713 (Telkom). Antar-AS saling bertukar rute memakai BGP. ASN koneksimu terlihat di Cek IP Saya.
Protokol "peta jalan raya internet" — cara jaringan-jaringan besar (AS) saling mengumumkan rute. Salah konfigurasi BGP bisa bikin sebagian internet "hilang" — beberapa insiden internet global besar penyebabnya ini.
Teknik "resepsionis" di router: banyak perangkat ber-IP privat keluar ke internet memakai satu IP publik bersama. Jawaban dari internet diterjemahkan balik ke perangkat yang tepat.
NAT level ISP: satu IP publik dipakai ramai-ramai oleh banyak pelanggan sekaligus. Efeknya: kamu tidak bisa buka port/hosting dari rumah, remote akses sulit. Umum di ISP Indonesia. Solusinya: IP publik dedicated atau tunnel via VPS.
Layanan pembagi IP otomatis — perangkat baru nyambung langsung dapat IP, gateway, dan DNS tanpa setting manual. Berjalan di router rumahmu.
Alamat fisik unik kartu jaringan dari pabrik, format AA:BB:CC:DD:EE:FF. Tidak berubah walau pindah jaringan (beda dengan IP). 6 digit pertama = kode vendor — cek pabrikannya di MAC Lookup.
Protokol penerjemah IP → MAC address di jaringan lokal: "IP 192.168.1.7 itu MAC-nya siapa?" Hasilnya disimpan di ARP table. Kalau ARP kacau (spoofing/table penuh), jaringan lokal ikut kacau.
Nomor "pintu layanan" pada satu IP (0–65535). Satu server bisa melayani banyak hal sekaligus: web di 80/443, SSH di 22, database di 3306. Cek pintu mana yang terbuka via Port Checker.
Aturan di router: trafik yang datang ke port tertentu di IP publik diteruskan ke perangkat lokal tertentu. Dipakai untuk hosting game server, CCTV, atau remote akses dari luar. Tidak berfungsi di belakang CGNAT.
Umur sebuah paket/record. Di paket IP: berkurang 1 tiap lewat router, mencegah paket muter tanpa akhir. Di DNS: berapa detik record boleh disimpan cache sebelum diambil ulang.
Alamat khusus yang selalu menunjuk ke perangkatmu sendiri. Dipakai developer untuk tes aplikasi lokal. "Berbicara ke 127.0.0.1" = berbicara ke diri sendiri, tidak pernah keluar ke jaringan.
"Buku telepon internet" — menerjemahkan nama domain yang mudah diingat (cekipsaya.com) menjadi alamat IP yang dimengerti mesin. Hampir semua aktivitas online diawali query DNS. Cek record domain apa pun di DNS Lookup.
Nama unik sebuah situs di internet, disewa tahunan lewat registrar. Terdiri dari nama + ekstensi (TLD): cekipsaya + .com. Data kepemilikannya bisa dicek via WHOIS.
Bagian di depan domain utama untuk memisahkan layanan: blog.contoh.com, mail.contoh.com. Gratis dibuat sebanyak apa pun oleh pemilik domain — tinggal tambah record DNS.
Ekstensi paling belakang domain: .com, .org, .id, .co.id, .sch.id. TLD Indonesia (.id) dikelola PANDI; sebagian butuh syarat dokumen (mis. .co.id perlu legalitas usaha).
Server yang menyimpan dan menjawab data DNS sebuah domain — "kantor arsip" resminya. Pindah hosting sering = ganti nameserver. Lihat NS domain di DNS Lookup atau WHOIS.
Server yang mencarikan jawaban DNS untukmu — perantara antara perangkatmu dan nameserver. Contoh resolver publik: Google 8.8.8.8, Cloudflare 1.1.1.1. Ganti resolver kadang menyelesaikan "situs tidak bisa dibuka".
Record DNS paling dasar: memetakan domain → alamat IPv4. contoh.com → 103.10.20.5. Kalau A record salah, situs mengarah ke server yang salah.
Seperti A record tapi untuk IPv6. Disebut "quad-A". Situs modern biasanya punya keduanya supaya bisa diakses dari jaringan IPv4 maupun IPv6.
Record alias: mengarahkan satu nama ke nama lain. www.contoh.com → contoh.com. Sering dipakai untuk layanan pihak ketiga (blog di platform lain, verifikasi CDN).
Record penentu server penerima email sebuah domain. Tanpa MX yang benar, email ke @domainmu tidak akan sampai. Angka prioritas lebih kecil = dicoba lebih dulu.
Record teks serbaguna: verifikasi kepemilikan domain (Google/Facebook), dan trio anti-spam email SPF/DKIM/DMARC. Salah setting TXT = email masuk folder spam.
Record "akta" sebuah zona DNS: nameserver utama, email admin, serial number (naik tiap ada perubahan), dan aturan refresh. Berguna untuk cek apakah perubahan DNS sudah tercatat.
Kebalikan A record: menerjemahkan IP → hostname. Penting untuk reputasi email (mail server tanpa PTR sering ditolak). Cek PTR sebuah IP di Reverse IP Lookup.
Proses tersebarnya perubahan DNS ke seluruh resolver dunia — bisa beberapa menit hingga 48 jam tergantung TTL lama. Situs "sudah pindah" bagi sebagian orang tapi belum bagi yang lain? Itu propagasi. Pantau real-time di DNS Propagation.
Query DNS yang dienkripsi lewat HTTPS — pihak di tengah (termasuk ISP) tidak bisa melihat/mengubah pertanyaan DNS-mu. Didukung Chrome/Firefox modern. Saudaranya: DoT (DNS over TLS).
Sistem melihat data pendaftaran domain/IP: registrar, tanggal dibuat, kedaluwarsa, nameserver. Sejak GDPR, data pribadi pemilik biasanya diredaksi. Cek di Cek WHOIS & RDAP.
Penerus modern WHOIS: data terstruktur (JSON), akurat, dan resmi dari registry. Tool WHOIS cekipsaya memakai RDAP di belakang layar.
Perusahaan tempat kamu menyewa domain (contoh di Indonesia: penyedia hosting lokal; global: GoDaddy, Namecheap). Registrar ≠ registry — registry adalah pengelola pusat TLD-nya (mis. PANDI untuk .id, Verisign untuk .com).
Tanda tangan kriptografis pada record DNS untuk mencegah pemalsuan jawaban (DNS spoofing/cache poisoning). Resolver yang mendukung akan menolak jawaban yang tanda tangannya tidak sah.
Satu alamat IP dilayani banyak server di lokasi berbeda — kamu otomatis dilayani yang terdekat. Makanya 1.1.1.1 cepat dari mana pun: yang menjawab bukan satu server, tapi jaringan server global.
Penjaga gerbang jaringan: menyaring trafik masuk/keluar berdasarkan aturan (IP, port, protokol). Ada di router, sistem operasi, dan level ISP. "Port ditutup firewall" = pintunya sengaja dikunci.
Terowongan terenkripsi antara perangkatmu dan server VPN — trafik lewat "pipa tertutup" sehingga jaringan publik tidak bisa mengintip, dan IP publikmu berganti jadi IP server VPN. Pastikan tidak bocor via Cek Kebocoran VPN.
Protokol VPN modern: kode ringkas, cepat, hemat baterai, koneksi stabil saat ganti jaringan. Pilihan utama untuk VPN pribadi/site-to-site masa kini — panduan setup di MikroTik.
Protokol VPN veteran berbasis SSL/TLS — sangat matang, fleksibel (TCP/UDP, port bebas), didukung hampir semua perangkat. Lebih berat dari WireGuard tapi paling luwes menembus jaringan ketat.
Protokol enkripsi komunikasi di internet. SSL nama lama, TLS penerusnya — orang masih menyebut keduanya "SSL". Inilah yang membuat HTTPS aman dan memunculkan ikon gembok di browser.
HTTP + enkripsi TLS: data antara browser dan server tidak bisa dibaca/diubah pihak di tengah. Jangan pernah memasukkan password di situs yang masih http:// polos.
Mengacak data dengan kunci matematis sehingga hanya pemegang kunci yang bisa membaca. Fondasi HTTPS, VPN, dan password manager. Lawannya: plaintext (teks polos, bisa dibaca siapa pun).
Software jahat: virus, trojan, ransomware, spyware, botnet. Di konteks jaringan, perangkat terinfeksi sering dipakai diam-diam untuk kirim spam/serangan — bikin IP jaringanmu masuk blacklist.
Penipuan berkedok pihak resmi (bank, marketplace, kampus) untuk mencuri kredensial — biasanya via link ke situs palsu yang mirip asli. Ciri: domain aneh, minta login mendesak. Selalu cek alamat domain sebelum memasukkan password.
Serangan membanjiri server dengan trafik dari ribuan perangkat sekaligus sampai layanan tumbang. "Distributed" = sumbernya menyebar (botnet), sulit diblokir satu-satu. Pertahanan umum: CDN/anti-DDoS seperti Cloudflare.
Menebak password dengan mencoba jutaan kombinasi otomatis. Pertahanan: password panjang, 2FA, batasi percobaan login (fail2ban), dan jangan buka port SSH/RDP ke publik tanpa perlindungan.
Daftar hitam IP yang tercatat pernah mengirim spam/serangan. Kalau IP-mu listed, email bisa otomatis masuk folder spam penerima. Cek status IP-mu di 18+ daftar sekaligus via Blacklist Check.
Trio TXT record anti-pemalsuan email: SPF = daftar server yang boleh kirim atas nama domainmu; DKIM = tanda tangan digital tiap email; DMARC = kebijakan kalau dua-duanya gagal. Lengkap ketiganya = email jauh lebih jarang masuk spam.
Penyerang menyusup di tengah komunikasi dua pihak — membaca atau mengubah data tanpa ketahuan. Rawan di WiFi publik tanpa enkripsi. Pertahanan: HTTPS di mana-mana + VPN di jaringan tak terpercaya.
Kebocoran IP asli lewat fitur WebRTC browser meski VPN aktif — situs bisa melihat IP di balik VPN-mu. Uji privasimu 100% di browser via Cek Kebocoran VPN.
Lapisan login kedua setelah password: kode OTP, aplikasi authenticator, atau kunci fisik. Password bocor pun akun tetap aman. Aktifkan minimal di email utama — email = kunci reset semua akun lain.
Jebakan yang sengaja dipasang menyerupai target menarik (form login palsu, port terbuka palsu) untuk mendeteksi dan mempelajari penyerang/bot tanpa membahayakan sistem asli.
Teknologi jaringan nirkabel berbasis standar IEEE 802.11. Generasinya diberi nama WiFi 4 (802.11n), WiFi 5 (ac), WiFi 6 (ax) — makin baru makin cepat dan tahan banyak perangkat.
Nama jaringan WiFi yang muncul di daftar — "WiFi Rumah Bahagia" itu SSID. Satu access point bisa memancarkan beberapa SSID (mis. utama + tamu) dengan aturan berbeda.
Perangkat pemancar WiFi yang menjembatani perangkat nirkabel ke jaringan kabel. Router WiFi rumah = router + AP jadi satu. Gedung besar memakai banyak AP terpisah.
Beberapa unit WiFi yang bekerja sebagai satu jaringan mulus — kamu berpindah ruangan, perangkat otomatis pindah ke unit terdekat tanpa putus. Solusi rumah besar/bertingkat, lebih rapi daripada repeater biasa.
Dua frekuensi WiFi: 2.4 GHz jangkauan jauh + tembus tembok tapi lambat & padat interferensi; 5 GHz kencang tapi jangkauan pendek. Dekat router pakai 5 GHz, jauh/beda lantai pakai 2.4 GHz.
Titik akses WiFi untuk umum — kafe, kampus, hotel. Sistem login via halaman web (captive portal) umumnya memakai MikroTik/router hotspot. Hati-hati transaksi sensitif di hotspot publik tanpa VPN.
Berbagi koneksi data HP ke perangkat lain via WiFi/USB/Bluetooth — HP-mu jadi "modem". Beberapa operator membatasi atau menghitung kuota tethering terpisah.
Penyedia layanan internet: IndiHome, Biznet, First Media, MyRepublic, Iconnet, XL Home, dll. Pantau gangguan ISP-mu berdasarkan laporan pengguna real-time di Status Gangguan ISP.
Kabel serat kaca yang mengirim data sebagai cahaya — kapasitas raksasa, minim gangguan, jarak jauh. Tulang punggung internet modern dari kabel laut antarnegara sampai FTTH ke rumahmu.
Arsitektur fiber optik yang ditarik sampai ke dalam rumah pelanggan (bukan cuma sampai tiang). Hampir semua ISP fixed-broadband Indonesia kini FTTH — ujungnya perangkat ONT di rumahmu.
"Modem fiber" di rumahmu — mengubah sinyal cahaya dari kabel fiber menjadi sinyal jaringan biasa. Lampu-lampu indikatornya (PON/LOS) adalah petunjuk pertama saat internet mati.
Indikator di ONT yang menyala merah saat sinyal optik dari ISP hilang — kabel fiber tertekuk/putus, konektor kotor, atau gangguan jalur. LOS merah tapi tetangga se-provider normal = kemungkinan besar masalah di jalur rumahmu; lapor CS dengan menyebut "lampu LOS merah" biar penanganan cepat. Baca studi kasus LOS.
Menara pemancar sinyal seluler. HP-mu selalu terhubung ke BTS terdekat/terkuat. Sinyal penuh tapi internet lemot? Bisa jadi BTS-nya padat pengguna (congestion), bukan sinyalmu lemah.
Generasi jaringan seluler. 4G LTE: puluhan Mbps, masih tulang punggung Indonesia. 5G: ratusan Mbps + latency rendah, cakupan masih terbatas kota besar. "Sinyal 5G" belum tentu dapat kecepatan 5G penuh — tergantung band dan kepadatan.
Batas pemakaian wajar pada paket "unlimited": lewat kuota FUP, kecepatan diturunkan (bukan diputus). Selalu cek angka FUP sebelum ambil paket unlimited — "unlimited" jarang benar-benar tanpa batas.
Kesepakatan dua jaringan untuk bertukar trafik langsung tanpa lewat pihak ketiga — jalur lebih pendek, latency turun. Kualitas peering ISP-mu sangat menentukan ping ke game server dan kecepatan buka situs luar.
Titik tukar trafik antar-ISP di Indonesia — trafik lokal (antar ISP dalam negeri) tak perlu memutar lewat Singapura. Makanya ping antar-server Indonesia bisa sangat kecil.
Jaringan server tersebar global yang menyimpan salinan konten dekat pengguna — kamu mengambil dari "cabang" terdekat, bukan server pusat. Contoh: Cloudflare, Akamai. Situs ini pun disajikan lewat CDN.
Perintah tes paling dasar: kirim paket kecil ke tujuan, ukur waktu bolak-balik (ms) dan apakah ada yang hilang. Langkah pertama hampir semua diagnosa jaringan. Coba langsung di Ping Test.
Menampilkan rute paket dari perangkatmu ke tujuan, hop demi hop, beserta waktu tiap titik. Berguna menemukan di mana koneksi lambat/putus: di rumahmu, di ISP, atau di seberang. Jalankan di Traceroute.
Gabungan ping + traceroute yang berjalan terus-menerus — memperlihatkan loss dan jitter per-hop dari waktu ke waktu. Standar de-facto untuk membuktikan gangguan ke NOC ISP. Baca cara membaca angka MTR.
Satu "loncatan" paket antar-router di perjalanan menuju tujuan. Jakarta → server game SG mungkin 8–15 hop. Hop yang tiba-tiba lambat/timeout di traceroute = kandidat titik masalah.
Batas waktu menunggu jawaban terlewati — ditandai * * * di traceroute atau "Request timed out" di ping. Bisa berarti titik itu mati, sibuk, atau sekadar menolak menjawab ping (normal untuk sebagian router).
Pengukuran kecepatan koneksi: download, upload, ping, jitter. Angka Mbps besar ≠ pasti nyaman — konsistensi (jitter & loss) sering lebih penting. Ukur skor kualitas koneksimu di Diagnostik Koneksi.
Menghapus cache DNS perangkat supaya mengambil data terbaru. Windows: ipconfig /flushdns · Mac: sudo dscacheutil -flushcache. Obat klasik "situs bisa dibuka di HP tapi tidak di laptop".
Perintah melihat konfigurasi jaringan perangkat: IP lokal, gateway, DNS. Windows: ipconfig /all · Mac/Linux: ifconfig atau ip addr. Langkah awal cek "aku dapat IP berapa?"
Perintah query DNS manual dari terminal: cek sebuah domain me-resolve ke mana menurut resolver tertentu. dig cekipsaya.com +short. Versi web-nya: DNS Lookup.
Protokol remote terminal terenkripsi (port 22) — cara standar mengelola server/router dari jauh. Amankan dengan kunci publik (bukan password) dan jangan ekspos ke internet tanpa perlindungan.
Kakek SSH: remote terminal tanpa enkripsi — password terkirim polos. Sudah tidak layak untuk remote, tapi masih berguna untuk tes cepat "port ini terbuka tidak": telnet host 443.
Tool perekam dan pembedah paket jaringan — melihat isi lalu lintas sampai level protokol. Wireshark = standar industrinya. Kuat untuk debugging, dan alasan kuat kenapa HTTPS itu wajib.
Fitur router untuk memprioritaskan trafik penting (video call, game) di atas yang bisa menunggu (download besar). Di jaringan padat, QoS yang benar terasa seperti upgrade kecepatan gratis.
Janji tertulis penyedia layanan soal uptime (mis. 99,5%/bulan) beserta kompensasi jika dilanggar. Simpan bukti gangguan (screenshot, hasil MTR, nomor tiket) — itu amunisi klaim SLA.
Uptime = persentase waktu layanan hidup; downtime = saat mati. "99,9% uptime" masih berarti boleh mati ±43 menit per bulan. Uptime dihitung tahunan bisa menyembunyikan downtime panjang sekali waktu.
Latency melonjak saat koneksi dipakai penuh (download/upload besar) karena antrean paket menumpuk di perangkat jaringan. Gejala: ping game normal, tapi begitu ada yang streaming/download, ping meledak. Solusi: router dengan smart queue (CAKE/fq_codel).
😕 Tidak ada istilah yang cocok dengan pencarianmu.
Merasa istilah ini harusnya ada? Usulkan lewat Telegram @cekipsaya — kamus ini terus bertambah.
Kebanyakan glosarium networking berbahasa Inggris — atau terjemahan kaku yang malah bikin bingung. Kamus ini ditulis langsung dalam Bahasa Indonesia natural oleh praktisi jaringan: definisi singkat, analogi sehari-hari, dan konteks Indonesia (CGNAT di ISP lokal, IIX, lampu LOS di modem fiber, FUP paket "unlimited").
Bedanya lagi: banyak istilah tersambung ke tool gratis yang bisa langsung kamu jalankan — baca definisi Ping, langsung coba Ping Test; paham Propagasi DNS, langsung pantau di DNS Propagation. Belajar → praktik → paham.
Kamus ini bagian dari misi edukasi cekipsaya: jadi referensi bahan ajar networking Indonesia. Selain kamus, tersedia infografis 32 topik TKJ (SVG, bebas unduh), quiz jaringan online, dan latihan soal TKJ — semua gratis untuk pendidikan.