IP ANDA: 216.73.217.109
// DNS RECORD LOOKUP
Coba:
> OUTPUT
Masukkan nama domain lalu tekan Enter untuk melihat semua DNS record.
Setelah cek DNS record, kamu bisa:

Apa Itu DNS Lookup?

DNS Lookup adalah proses mengambil informasi DNS record dari sebuah domain. DNS (Domain Name System) bekerja seperti "buku telepon internet" — menerjemahkan nama domain yang mudah diingat (seperti google.com) menjadi alamat IP yang digunakan komputer untuk berkomunikasi. Tool DNS lookup ini mengambil semua jenis record secara real-time menggunakan Google Public DNS (8.8.8.8), sehingga Anda mendapat hasil yang akurat dan up-to-date.

Jenis-Jenis DNS Record

Setiap domain memiliki beberapa jenis DNS record dengan fungsi berbeda:

Cara Cek DNS Record Domain

Untuk menggunakan tool DNS lookup ini, cukup masukkan nama domain (tanpa http://) lalu tekan Enter. Tool akan menampilkan semua DNS record yang ditemukan, termasuk tipe record, data, dan nilai TTL (Time to Live).

Anda juga bisa melakukan DNS lookup dari command line:

Kapan Perlu Melakukan DNS Lookup?

DNS lookup berguna dalam banyak skenario:

Apa Itu TTL (Time to Live)?

TTL adalah waktu (dalam detik) selama DNS resolver boleh meng-cache sebuah record sebelum harus mengambil data terbaru. TTL rendah (300 detik = 5 menit) berarti perubahan DNS tersebar lebih cepat, tapi beban query ke nameserver lebih tinggi. TTL tinggi (86400 detik = 24 jam) mengurangi beban tapi perubahan butuh waktu lebih lama untuk tersebar.

Tips: sebelum migrasi server, turunkan TTL menjadi 300 detik beberapa hari sebelumnya. Setelah migrasi selesai, naikkan kembali TTL ke nilai normal.

DNS Lookup vs Propagasi DNS

DNS lookup menunjukkan record yang tersimpan di resolver tertentu (dalam hal ini Google DNS). Propagasi DNS adalah proses penyebaran perubahan DNS ke semua resolver di seluruh dunia. Propagasi bisa memakan waktu beberapa menit hingga 48 jam tergantung TTL record lama. Jika hasil DNS lookup sudah menunjukkan data baru tapi website masih mengarah ke server lama, kemungkinan ISP Anda masih menggunakan cache DNS lama.

> FAQ — DNS LOOKUP

DNS record adalah entri di database DNS yang menghubungkan domain dengan informasi tertentu — seperti IP address (A record), mail server (MX), alias (CNAME), atau teks verifikasi (TXT). Setiap domain bisa memiliki banyak jenis record sekaligus.
Propagasi DNS bisa memakan waktu antara beberapa menit hingga 48 jam, tergantung TTL record lama dan kecepatan update cache resolver di seluruh dunia. Cara mempercepat: turunkan TTL sebelum melakukan perubahan DNS.
TXT record digunakan untuk verifikasi domain (Google Search Console, Facebook), konfigurasi SPF (anti-spam email), DKIM (tanda tangan email), dan DMARC (kebijakan penanganan email gagal autentikasi).
Masukkan nama domain di tool DNS lookup ini — A record akan ditampilkan bersama record lainnya. Dari command line: gunakan "nslookup domain.com" (Windows) atau "dig domain.com A" (Linux/Mac).
A record mengarahkan domain ke IP address server. NS record menunjukkan nameserver mana yang bertanggung jawab mengelola DNS zone domain tersebut. NS record menentukan "siapa yang menjawab query DNS", sedangkan A record menentukan "ke mana traffic diarahkan".
MX record menentukan mail server yang menerima email untuk domain Anda. Tanpa MX record yang benar, email yang dikirim ke @domain-anda.com tidak akan sampai. MX record juga memiliki prioritas — angka lebih kecil berarti prioritas lebih tinggi.
CNAME (Canonical Name) adalah alias yang mengarahkan satu domain ke domain lain. Misalnya www.example.com bisa di-CNAME ke example.com. CNAME tidak bisa digunakan bersamaan dengan record lain pada nama yang sama (kecuali di beberapa provider modern yang mendukung CNAME flattening).