| Resolver | Lokasi | Hasil | TTL | Status |
|---|
Masukkan domain lalu tekan Cek — hasil tiap resolver muncul satu per satu secara real-time.
🌐 Resolver Publik Global (anycast) — bukan "server kami di 20 negara". Hasil mencerminkan cache global yang sesungguhnya.
Apa Itu Propagasi DNS?
Propagasi DNS adalah proses tersebarnya perubahan pada DNS record ke seluruh resolver (server DNS) di internet. Saat kamu mengganti A record, nameserver, atau memindahkan hosting, perubahan itu tidak langsung terlihat di semua tempat. Setiap resolver menyimpan salinan (cache) record dengan masa berlaku tertentu — selama cache lama belum kedaluwarsa, resolver masih menyajikan data lama. Itulah kenapa sebuah situs bisa sudah "pindah" bagi sebagian orang, tapi masih lama bagi yang lain.
Cara Baca Hasil Propagasi
Tool ini menanyakan domainmu ke banyak resolver publik sekaligus, lalu membandingkan jawabannya:
- ✓ Konsisten — resolver ini menjawab sama dengan mayoritas. Propagasi ke resolver ini sudah selesai.
- ⚠ Beda — jawaban resolver ini berbeda (masih cache lama, atau baru sebagian). Propagasi belum merata.
- ✗ Timeout — resolver tidak menjawab tepat waktu (bukan berarti domainmu bermasalah).
Kalau kamu mengisi kolom "Nilai yang diharapkan", status dihitung terhadap nilai itu — berguna untuk memastikan semua resolver sudah menunjuk ke IP/host baru yang kamu inginkan.
Berapa Lama Propagasi DNS?
Umumnya beberapa menit hingga 48 jam. Penentu utamanya adalah TTL (Time To Live) record lama — yaitu berapa lama resolver boleh menyimpan record di cache sebelum mengambil ulang. Kalau TTL lama bernilai 3600 detik (1 jam), resolver bisa menyajikan data lama sampai satu jam penuh sejak terakhir mereka mengambilnya.
Tips mempercepat: beberapa hari sebelum migrasi, turunkan TTL record ke 300 detik (5 menit). Setelah migrasi selesai dan propagasi merata, naikkan kembali ke nilai normal untuk mengurangi beban query.
DNS Belum Propagasi — Apa yang Bisa Dilakukan?
- Tunggu sesuai TTL lama. Ini yang paling sering: sabar sampai cache lama kedaluwarsa.
- Flush DNS cache perangkat. Windows:
ipconfig /flushdns. Mac:sudo dscacheutil -flushcache. - Ganti resolver perangkat ke 1.1.1.1 atau 8.8.8.8 untuk melihat data yang lebih baru lebih cepat.
- Pastikan record sudah benar di panel DNS — kadang "belum propagasi" ternyata salah ketik nilai record. Cek juga dengan DNS Lookup.