// DNS PROPAGATION CHECK
💡 Baru ganti DNS / pindah hosting? Isi IP/host baru di sini — tool cek apakah semua resolver sudah menunjuk ke sana (✓ Sesuai / ✗ belum). Kosongkan = cukup bandingkan konsistensi antar-resolver.
Coba:

Masukkan domain lalu tekan Cek — hasil tiap resolver muncul satu per satu secara real-time.

🌐 Resolver Publik Global (anycast) — bukan "server kami di 20 negara". Hasil mencerminkan cache global yang sesungguhnya.

Apa Itu Propagasi DNS?

Propagasi DNS adalah proses tersebarnya perubahan pada DNS record ke seluruh resolver (server DNS) di internet. Saat kamu mengganti A record, nameserver, atau memindahkan hosting, perubahan itu tidak langsung terlihat di semua tempat. Setiap resolver menyimpan salinan (cache) record dengan masa berlaku tertentu — selama cache lama belum kedaluwarsa, resolver masih menyajikan data lama. Itulah kenapa sebuah situs bisa sudah "pindah" bagi sebagian orang, tapi masih lama bagi yang lain.

Propagasi DNS: Kenapa Perubahan Tak Langsung Terlihat
Propagasi DNS — Kenapa Perubahan Tak Langsung Terlihat? Resolver di seluruh dunia menyimpan salinan (cache) — masing-masing baru menyegarkan setelah TTL habis Kamu mengubah DNS record (mis. ganti IP hosting) di authoritative name server — sumber kebenaran domainmu. Perubahan di sini INSTAN. Authoritative NS sumber kebenaran domain A → 203.0.113.99 (BARU) berubah instan di sini Resolver Google (8.8.8.8): kebetulan cache-nya baru kedaluwarsa → sudah mengambil data BARU. Pengguna resolver ini melihat situs di server baru. Resolver Google ✓ 203.0.113.99 (baru) Resolver ISP-mu: cache-nya belum kedaluwarsa (TTL masih tersisa) → masih menjawab dengan data LAMA. Kamu masih diarahkan ke server lama — ini bukan error, cuma belum waktunya refresh. Resolver ISP-mu ⏳ 203.0.113.10 (lama) Resolver lain di dunia (Cloudflare, resolver kampus, dsb): masing-masing punya jadwal kedaluwarsa cache sendiri — itulah kenapa "propagasi" terasa bertahap di tiap lokasi/jaringan. Resolver lainnya campuran baru/lama sementara TTL (Time To Live) = masa berlaku cache dalam detik. TTL 3600 = resolver boleh menyimpan jawaban 1 jam sebelum bertanya ulang. TIPS: turunkan TTL (mis. 300) beberapa jam SEBELUM migrasi agar propagasi cepat. TTL masa berlaku cache 3600s = 1 jam tips: kecilkan sebelum migrasi Itulah gunanya tool ini: mengecek beberapa resolver sekaligus — kamu lihat siapa yang sudah pegang data baru, siapa yang masih lama. Gratis untuk keperluan pendidikan — CC-BY-SA 4.0. Cantumkan sumber. cekipsaya.com

Arahkan kursor (atau sentuh) tiap resolver untuk penjelasan. Satu sudah pegang data baru (hijau), satu masih cache lama (kuning) — TTL yang menentukan kapan masing-masing menyegarkan.

Gratis untuk keperluan pendidikan — Lisensi CC-BY-SA 4.0. Cantumkan cekipsaya.com sebagai sumber.

Cara Baca Hasil Propagasi

Tool ini menanyakan domainmu ke banyak resolver publik sekaligus, lalu membandingkan jawabannya:

Kalau kamu mengisi kolom "Nilai yang diharapkan", status dihitung terhadap nilai itu — berguna untuk memastikan semua resolver sudah menunjuk ke IP/host baru yang kamu inginkan.

Berapa Lama Propagasi DNS?

Umumnya beberapa menit hingga 48 jam. Penentu utamanya adalah TTL (Time To Live) record lama — yaitu berapa lama resolver boleh menyimpan record di cache sebelum mengambil ulang. Kalau TTL lama bernilai 3600 detik (1 jam), resolver bisa menyajikan data lama sampai satu jam penuh sejak terakhir mereka mengambilnya.

Tips mempercepat: beberapa hari sebelum migrasi, turunkan TTL record ke 300 detik (5 menit). Setelah migrasi selesai dan propagasi merata, naikkan kembali ke nilai normal untuk mengurangi beban query.

DNS Belum Propagasi — Apa yang Bisa Dilakukan?

> FAQ — PROPAGASI DNS

Propagasi DNS adalah proses tersebarnya perubahan DNS record ke seluruh resolver di internet. Karena tiap resolver menyimpan cache dengan masa berlaku (TTL) berbeda, perubahan tidak langsung terlihat di semua tempat pada waktu yang sama.
Biasanya beberapa menit hingga 48 jam. Faktor utamanya adalah nilai TTL record lama: selama cache lama belum kedaluwarsa, resolver masih menyajikan data lama. Menurunkan TTL sebelum perubahan mempercepat propagasi.
Karena masing-masing resolver punya cache sendiri dengan waktu kedaluwarsa berbeda. Sebagian sudah mengambil data baru, sebagian masih menyajikan cache lama. Perbedaan inilah yang menandakan propagasi belum selesai merata.
Tidak. Tool ini query langsung dari browser kamu ke banyak resolver publik anycast (Google, Cloudflare, AliDNS, dan lainnya). Resolver anycast memang mencerminkan cache global, jadi hasilnya nyata tanpa perlu klaim server di puluhan negara.
Kemungkinan resolver yang dipakai perangkat atau ISP kamu masih menyimpan cache DNS lama. Tunggu sampai TTL lama habis, atau coba ganti resolver perangkat ke 1.1.1.1 / 8.8.8.8, lalu flush DNS cache di perangkat.
TTL (Time To Live) adalah sisa waktu resolver itu boleh menyimpan record di cache sebelum mengambil ulang. TTL yang mengecil menandakan cache akan segera diperbarui.