Sudah lama pegang jaringan, tetap saja ada command yang lupa sintaksnya — apalagi yang jarang dipakai tapi krusial saat troubleshooting darurat. Halaman ini dikumpulkan sebagai referensi lapangan: command diagnostik jaringan yang paling sering dipakai, lintas sistem operasi — Windows, Linux, dan macOS — lengkap dengan contoh output nyata dan cara membacanya. Disusun per tugas, bukan per OS, supaya tinggal lompat ke yang kamu butuhkan.
Cek IP Address dan Interface Jaringan
Langkah pertama hampir semua diagnosa: pastikan perangkat benar-benar punya IP yang valid. Salah subnet, IP APIPA 169.254.x.x, atau gateway kosong — semuanya ketahuan di sini.
ipconfig # ringkas: IP, subnet, gateway
ipconfig /all # lengkap: MAC, DNS, DHCP, lease
# Output (ipconfig):
Ethernet adapter Ethernet:
IPv4 Address. . . : 192.168.1.20
Subnet Mask . . . : 255.255.255.0
Default Gateway . : 192.168.1.1
# IPv4 169.254.x.x = gagal dapat IP dari DHCP (APIPA)
# Default Gateway kosong = tidak akan bisa keluar ke internet
# Linux modern — paling lengkap
ip addr show
ip -br addr # ringkas: satu baris per interface
# Linux & macOS klasik
ifconfig
# macOS — IP aktif saja (ganti en0 sesuai interface)
ipconfig getifaddr en0
# Output (ip -br addr):
lo UNKNOWN 127.0.0.1/8
eth0 UP 192.168.1.20/24
wlan0 DOWN
# UP = interface aktif DOWN = mati / belum konek
Cek Koneksi dengan Ping
Ping menjawab dua hal sekaligus: apakah paket sampai, dan seberapa cepat. Trik diagnosa paling berguna ada di catatan bawah — membandingkan ping ke IP versus ke nama domain.
# Windows — default 4 paket
ping 8.8.8.8
ping -t 8.8.8.8 # terus-menerus (berhenti: Ctrl+C)
ping -n 10 google.com # kirim 10 paket
# Linux & macOS — default terus-menerus
ping 8.8.8.8 # berhenti: Ctrl+C
ping -c 10 google.com # kirim 10 paket
# Output:
64 bytes from 8.8.8.8: icmp_seq=1 ttl=117 time=12.4 ms
# time = latency (makin kecil makin baik; di bawah 30 ms ke server lokal bagus)
# ttl = sisa hop (stabil = normal)
# Request timed out / 100% loss = paket tidak sampai
Lacak Jalur Paket: Traceroute dan MTR
Kalau koneksi lambat atau putus di tengah jalan, traceroute menunjukkan di hop mana masalahnya. MTR menambahkan ping berkelanjutan, jadi kamu melihat packet loss per hop secara langsung.
# Windows
tracert google.com
tracert -d google.com # -d: jangan resolve nama (lebih cepat)
# Linux & macOS
traceroute google.com
# MTR — traceroute + ping berkelanjutan (paling informatif)
mtr google.com
mtr -r -c 10 google.com # -r: laporan ringkas, 10 siklus
# Output (tiap baris = 1 hop):
1 192.168.1.1 1 ms
2 100.64.0.1 8 ms # 100.64.x.x = CGNAT milik ISP
3 * * * # hop tidak membalas (sering normal)
8 142.250.x.x 18 ms
# Latency naik tajam lalu stabil = titik itu jauh, wajar
# Latency naik lalu loss terus sampai akhir = masalah di hop itu
Cek DNS dengan nslookup dan dig
DNS menerjemahkan nama domain menjadi IP. Kalau situs tidak terbuka padahal koneksi jalan, buktikan di sini — sekalian tes apakah DNS bawaan ISP-mu yang bermasalah.
# Resolusi dasar
nslookup cekipsaya.com
# Pakai DNS server tertentu — tes apakah DNS ISP yang bermasalah
nslookup cekipsaya.com 1.1.1.1
nslookup cekipsaya.com 8.8.8.8
# Tipe record tertentu
nslookup -type=MX cekipsaya.com
nslookup -type=NS cekipsaya.com
# Output:
Name: cekipsaya.com
Address: 104.21.x.x
# Hasil NXDOMAIN / non-existent domain = nama tidak ter-resolve
# Query ringkas — hanya jawabannya
dig cekipsaya.com +short
# Lewat DNS server tertentu
dig @1.1.1.1 cekipsaya.com +short
# Tipe record spesifik
dig cekipsaya.com MX +short
dig cekipsaya.com NS +short
# Telusuri dari root — lihat seluruh jalur resolusi
dig cekipsaya.com +trace
# Output (+short):
104.21.x.x
172.67.x.x
Cek Port dan Koneksi yang Sedang Aktif
Dua pertanyaan berbeda: port apa yang terbuka di mesin ini, dan apakah port server lain bisa dijangkau. Keduanya punya command sendiri.
# Windows — koneksi aktif + port listening + PID
netstat -ano
netstat -ano | findstr :443 # filter port 443
# Linux modern — ss lebih cepat dari netstat
ss -tulpn # TCP+UDP listening, dengan proses
ss -tn state established # koneksi TCP yang aktif
# Linux & macOS klasik
netstat -an | grep LISTEN
# Output (ss -tulpn):
Netid State Local Address:Port Process
tcp LISTEN 0.0.0.0:22 sshd
tcp LISTEN 127.0.0.1:3306 mysqld
# LISTEN = ada layanan menunggu di port itu
# 0.0.0.0 = terbuka ke semua jaringan 127.0.0.1 = lokal saja
# Windows (PowerShell) — pengganti telnet
Test-NetConnection cekipsaya.com -Port 443
# Linux & macOS — netcat
nc -zv cekipsaya.com 443
# Cek cepat lewat HTTP/HTTPS
curl -I https://cekipsaya.com
# Output (Test-NetConnection):
TcpTestSucceeded : True # True = port terbuka & terjangkau
# Output (nc):
Connection to cekipsaya.com 443 port [tcp/https] succeeded!
Reset dan Flush Jaringan
Dipakai saat: baru ganti DNS tapi belum berubah, IP DHCP nyangkut, atau koneksi berperilaku aneh setelah pindah jaringan.
# cekipsaya.com — reset jaringan Windows
# jalankan CMD sebagai Administrator
ipconfig /flushdns # hapus cache DNS
ipconfig /release # lepas IP DHCP saat ini
ipconfig /renew # minta IP baru ke DHCP
netsh winsock reset # reset tumpukan jaringan (perlu restart)
netsh int ip reset # reset konfigurasi TCP/IP
# macOS — flush DNS cache
sudo dscacheutil -flushcache
sudo killall -HUP mDNSResponder
# Linux (systemd-resolved)
sudo resolvectl flush-caches
sudo systemd-resolve --flush-caches # nama command versi lama
# Linux — restart interface (ganti eth0 sesuai punyamu)
sudo ip link set eth0 down
sudo ip link set eth0 up
# Linux — minta ulang IP DHCP
sudo dhclient -r && sudo dhclient
Tabel Padanan Command Windows, Linux, dan macOS
Satu tugas, tiga sistem operasi. Tabel ini untuk saat kamu pindah dari mesin Windows ke server Linux dan lupa padanannya.
| Tugas | Windows | Linux | macOS |
|---|---|---|---|
| Lihat IP & interface | ipconfig |
ip addr |
ifconfig |
| Cek koneksi | ping -t |
ping |
ping |
| Lacak jalur | tracert |
traceroute / mtr |
traceroute / mtr |
| Cek DNS | nslookup |
dig |
dig |
| Port & koneksi aktif | netstat -ano |
ss -tulpn |
netstat -an |
| Cek port remote | Test-NetConnection |
nc -zv |
nc -zv |
| Flush DNS cache | ipconfig /flushdns |
resolvectl flush-caches |
dscacheutil -flushcache |
| Lihat tabel ARP | arp -a |
ip neigh |
arp -a |
Command Mana untuk Masalah Apa
Diagnosa yang baik berurutan: persempit dulu, baru perbaiki. Tabel ini memetakan gejala ke command pertama yang harus dijalankan.
| Gejala | Cek pertama | Langkah lanjut |
|---|---|---|
| Tidak bisa internet sama sekali | ipconfig / ip addr — ada IP valid? |
IP 169.254.x.x → DHCP gagal. IP normal → ping ke gateway. |
| Sebagian situs tidak terbuka | nslookup situs 1.1.1.1 |
Resolve di 1.1.1.1 → DNS ISP bermasalah, ganti DNS perangkat. |
| Internet lambat / latency tinggi | ping 8.8.8.8 — lihat time & loss |
mtr / tracert → cari hop yang loss. |
| Aplikasi gagal konek ke server | Test-NetConnection / nc -zv ke port-nya |
Port tertutup → periksa firewall server & klien. |
| Sudah ganti DNS, belum berubah | ipconfig /flushdns (atau padanan OS) |
Cek ulang dengan nslookup. |
| Situs ada tapi connection refused | curl -I https://situs |
Layanan atau port mati di sisi server. |
FAQ — Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Kesimpulan
Cheat sheet ini sengaja disusun per tugas, bukan per sistem operasi — supaya saat di lapangan kamu tinggal melompat ke bagian yang dibutuhkan. Empat command yang paling sering menyelamatkan: ipconfig / ip addr untuk memastikan IP benar, ping untuk memisahkan masalah koneksi dari masalah DNS, traceroute / mtr untuk menemukan hop yang bermasalah, dan nslookup / dig untuk membuktikan DNS. Bookmark halaman ini, buka kapan saja kamu butuh. Dan ketika kamu tidak di depan terminal — pegang HP, atau di komputer orang lain — Ping Test, Traceroute, dan DNS Lookup CekIPSaya menjalankan diagnosa yang sama langsung dari browser, tanpa instal apa pun.