Definisi Autonomous System (AS)

Autonomous System (AS) adalah kumpulan jaringan IP yang dikelola oleh satu entitas (biasanya ISP, perusahaan besar, atau universitas) dengan kebijakan routing yang sama. Setiap AS memiliki nomor unik yang disebut AS Number (ASN).

Bayangkan internet sebagai kota besar yang terdiri dari banyak negara (AS). Setiap negara punya otoritas sendiri untuk mengatur jalan dalam negerinya, tapi mereka perlu bernegosiasi untuk lalu lintas antar negara — itulah peran BGP.

Format AS Number

ASN ditulis dengan awalan "AS" diikuti angka. Ada dua ukuran:

16-bit ASN (Lama)
1 – 65.535
Contoh: AS7713
Hampir habis terpakai
32-bit ASN (Baru)
1 – 4.294.967.295
Contoh: AS131111
Standar saat ini (RFC 4893)

ASN ISP Besar di Indonesia

ISP / OrganisasiASNJenis
Telkom IndonesiaAS7713ISP / Telco
Indosat OoredooAS4761ISP / Telco
XL AxiataAS24203ISP / Telco
Biznet NetworksAS17451ISP Korporat
CBN (First Media)AS9927ISP Kabel
Universitas IndonesiaAS23700Pendidikan
Google LLCAS15169Cloud / CDN
CloudflareAS13335Cloud / CDN

Bagaimana BGP Menggunakan ASN?

BGP (Border Gateway Protocol) adalah protokol yang memungkinkan AS saling bertukar informasi routing. Setiap AS mengumumkan (advertise) blok IP yang mereka kelola ke AS tetangga, dan informasi ini menyebar ke seluruh internet.

Ketika Anda mengirim data dari Jakarta ke server di Amerika, data Anda mungkin melewati 10–20 AS berbeda. BGP menentukan jalur terbaik antar AS ini.

Cara Cek ASN dari IP Address

Gunakan tool IP Lookup CekIPSaya — masukkan IP address dan lihat baris AS Number pada hasil. Format yang muncul biasanya: AS7713 PT Telekomunikasi Indonesia.

Terminal / CMD
whois 8.8.8.8 | grep -i "origin\|as\|netname"

Siapa yang Mengelola ASN?

ASN didaftarkan melalui Regional Internet Registries (RIR):

Kenapa ASN Penting?

Dari perspektif keamanan, ASN membantu mengidentifikasi sumber traffic. Misalnya, range IP AS13335 (Cloudflare) diketahui sebagai CDN/proxy — berguna untuk blacklist check dan analisis traffic jaringan.

> FAQ — APA ITU ASN

Ya, perusahaan besar seperti Google atau Amazon memiliki banyak ASN untuk berbagai layanan dan region geografis yang berbeda.
Di Indonesia melalui APNIC, biaya pendaftaran ASN sekitar USD 500–1,500 per tahun tergantung ukuran organisasi.
Tidak perlu untuk penggunaan sehari-hari. ASN lebih relevan untuk network engineer, ISP, dan perusahaan yang mengelola infrastruktur jaringan sendiri.
IP address mengidentifikasi perangkat/server individual. ASN mengidentifikasi jaringan (kumpulan banyak IP) yang dikelola oleh satu entitas.