// YOUR IP ADDRESS NOW
216.73.216.132
Detecting ISP…
Check IP Lengkap →

Apa itu IPv4 dan IPv6?

IPv4 (Internet Protocol version 4) adalah versi IP address yang paling umum digunakan saat ini — format 4 blok angka desimal dipisahkan titik, contoh: 192.168.1.1 atau 140.213.200.153. IPv4 mendukung sekitar 4,3 miliar alamat unik.

IPv6 adalah versi terbaru dengan format 8 blok hexadecimal dipisahkan titik dua, contoh: 2001:db8:85a3::8a2e:370:7334. IPv6 mendukung 340 undecillion alamat — jauh lebih dari cukup untuk semua perangkat di bumi.

Kenapa IPv6 Dikembangkan?

IPv4 address sudah hampir habis — APNIC mengumumkan kehabisan blok IPv4 baru sejak 2011. Dengan miliaran perangkat IoT, smartphone, dan server baru setiap tahun, IP address IPv4 tidak mencukupi. IPv6 dikembangkan sebagai solusi jangka panjang dengan kapasitas yang secara praktis tidak terbatas.

Perbandingan IPv4 vs IPv6

AspekIPv4IPv6
Format32-bit desimal128-bit hexadecimal
Contoh140.213.1.12001:db8::1
Kapasitas~4,3 miliar340 undecillion
NATDiperlukanTidak perlu
KeamananOpsional (IPSec)Built-in (IPSec)
Status IndonesiaDominanBerkembang

Cara Cek Apakah My IP Address adalah IPv4 atau IPv6

Buka IP Lookup CekIPSaya — format my IP address yang muncul akan menunjukkan versi yang digunakan. IPv4 berformat x.x.x.x (4 blok angka), IPv6 berformat xxxx:xxxx:... (dengan titik dua).

Sebagian besar pengguna Indonesia saat ini masih menggunakan IPv4. IPv6 di Indonesia masih dalam fase deployment oleh ISP-ISP besar.

IP地址 di Era IPv6 — Implikasi untuk Indonesia

Untuk pengguna yang tertarik dengan perkembangan IP地址 (IP address) di era IPv6, penting diketahui bahwa beberapa ISP Indonesia (terutama Telkom) sudah mulai men-deploy IPv6. Jika my ip address Anda sudah berformat IPv6, berarti ISP Anda sudah mendukung teknologi terbaru ini.

> FAQ — PERBEDAAN IPV4 DAN IPV6

Buka CekIPSaya — format my IP yang muncul menunjukkan versinya. IPv4: format x.x.x.x. IPv6: format xxxx:xxxx:xxxx dengan titik dua sebagai pemisah.
Secara teknis IPv6 sedikit lebih efisien karena header yang lebih sederhana. Namun dalam praktiknya perbedaan kecepatan tidak terasa oleh pengguna biasa — faktor bandwidth dan latency jauh lebih berpengaruh.
Telkom dan beberapa ISP besar sudah mulai deploy IPv6. Namun mayoritas pengguna residensial Indonesia masih menggunakan IPv4. Cek my IP di CekIPSaya untuk tahu versi yang digunakan ISP Anda.