Apa itu IP Dinamis?
IP dinamis adalah my IP address yang bisa berubah secara otomatis. Setiap kali modem di-restart atau setelah periode tertentu, ISP memberikan IP baru dari pool yang tersedia. Mayoritas pengguna internet Indonesia menggunakan IP dinamis.
Cek CekIPSaya hari ini, catat IP-nya, lalu cek lagi besok — jika berubah, berarti Anda menggunakan IP dinamis.
Apa itu IP Statis?
IP statis adalah my IP address yang tidak berubah — selalu sama setiap kali Anda terhubung internet. IP statis biasanya lebih mahal dan umumnya digunakan untuk kebutuhan bisnis, hosting server, atau CCTV remote.
Perbandingan IP Statis vs IP Dinamis
ISP Indonesia yang Menawarkan IP Statis
- Biznet — IP dedicated untuk semua pelanggan (defacto statis)
- MyRepublic — IP dedicated, statis tersedia
- iForte — IP statis untuk paket bisnis
- Telkom IndiHome — IP statis tersedia sebagai add-on berbayar
- XL, Indosat, Smartfren — CGNAT, tidak ada IP statis untuk personal
Cara Cek Apakah My IP Statis atau Dinamis
Cara paling mudah: catat my IP address hari ini di CekIPSaya, matikan dan hidupkan kembali modem/router, lalu cek lagi. Jika IP sama — statis. Jika berbeda — dinamis.
Alternatif: hubungi ISP Anda dan tanyakan tipe IP yang diberikan ke paket Anda.
DDNS — Solusi untuk IP Dinamis
Jika Anda punya IP dinamis tapi butuh akses server dari luar, gunakan DDNS (Dynamic DNS) — layanan seperti No-IP atau DuckDNS memberikan domain gratis yang selalu diupdate ke my current IP address. Jadi meski IP berubah, domain DDNS Anda selalu mengarah ke IP terbaru.